Pangkuan Senja

Dari bentangan langit yang semu
Limpahan nuansa kejora malam yang tak bertemu

Terasa hari akan jadi malam
Dipukul angin yang terpendam

Dengan kesalanku air laut yang mendalam
Ribuan maaf yang ku pertaruhkan

Terjangan matahari yang menyinari pribumi
Dengan rentangan tangan dan regangan kaki
Kini tak bisa ku pandang selama satu hari

Hanya tantangan kau tampakkan
Terasa petang kau dapatkan
Hingga kau jadi belantara kehidupan

Kutatap sinar yang begitu merayap
di ujung lingkaran haluan sinar yang meratap
Ku sambut cahaya kilau mendatangi pepohonan dan,
dedaunan
dengan indera yang sangat begitu pelan tuk bertahan

Dinding terasa lambat hingga semua terhambat
Tanah yang kering membelah lingkaran menjadi pekat
Rumput yang selalu mendekat tapi sayang tak pernah terpikat

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser