Sampah Bukanlah Masalah, Tapi Barokah

Setiap waktu dalam kehidupan kita pastinya dipertemukan dengan sampah, melalui pembelian kita berupa banyak macam setiap hari kita konsumsi terutama kemasan produk yang kita beli, sehingga menjadi sampah dalam kehidupan. Dan bagaimana sampah tersebut bukan dijadikan masalah melainkan bisa menjadi barokah.

Saat ini sudah banyak para kelompok atau organisasi sosial maupun masyarakat lebih kreatif untuk mengelola sampah tersebut menajadi barokah, salah satu contoh nyata nya adalah keberadaan bank sampah. Di sisi lain menambah penghasilan dan menjaga kebersihan terutama pelestarian alamnya.

Kalau berbicara budaya, apakah rela sampah dijadikan budaya untuk anak, cucu dan keturunan kita semua. Iya kalau sampah masyarakat itu pasti ada. Hehe

Siapa yang mau ketika ada orang membuang sampah sembarangan apalagi dibuang tepat depan rumah kita.

Isu-isu internasional saat ini berkembang yaitu perubahan iklim yang tidak menentu, karena siapa kalau bukan ulah manusia sendiri.

Terkadang kita hanya bisa berpikir satu langkah saja demi kepuasan dan hawa nafsu yang melanda, padahal itu semua penderitaan tertunda.

Saya sangat kagum atas tersebarnya bank sampah baik di perkotaan hingga pelosok negeri. Justeru adanya bank sampah tersebut sebagian sedikit orang sadar atas pendaur ulangan sampah dan sampah tersebut bisa diprofitkan.

Coba kita bayangkan, jika ada tetangga rumah kita sebelah kanan dan kiri sebanyak 20 rumah dan mempunyai pasangan. Sudah berapa jumlah sampah yang ia keluarkan setiap harinya.

Maka dari itu jangan takut keberadaan sampah, melainkan dijadikan sebuah barokah dalam hiruk pikuknya kehidupan.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Newest Post
Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser
Newest Post